Tuesday, July 25, 2006

seperti bintang dilangit

SEPERTI BINTANG DILANGIT

Remembering
The day we met
the first time I saw your face...
the first time I kiss your cheek...
the first time you lean on my arm...
you might not remember it, my sweet baby...
that is why,
i will remember it for us...

Pada suatu sore, saat sedang bermain bersama, mama sekali lagi mencium athallah.
Baba (pengasuh athallah saat mama sedang kerja) yang melihat, tertawa kecil seraya berujar,
"kalau dihitung, berapa kali ya mamanya mencium athallah dlm sehari?"katanya.

Mama ikut tertawa mendengarnya. "tidak terhitung"jawab mama.
Lalu diciumnya athallah sekali lagi, sambil berkata, "seperti bintang dilangit"

hahaha. Baba tertawa.

"aku jadi inget pertama kali mencium atala"kata mama.
"waktu itu masih diruang operasi. suster rumah sakit bertanya pada mama,
mau mencium anaknya, bu?"

"hahahaha. itu mah mamanya ga usah disuruh, langsung nyosooor"komentar Baba.

Mama ikut tertawa. Mama jadi ingat...saat sudah didalam kamar, mama juga langsung
menanyakan athallah.

"ibu mau langsung menyusui?"tanya suster.

"Iya, sus"kata mama.

Tak lama, athallah pun berada dilengan mama. Dan itulah pertama kali kita begitu dekat. dan itu pertama kali mama bisa benar2 bisa memandang wajah athallah.

Suatu hari, athallah akan tumbuh besar dan berkata, "udah dong ma, jangan cium athallah. kan malu...athallah kan udah gede"

dan suatu hari, athallah juga akan berkata, "jangan pegang-pegang tangan athallah lagi ah...kayak anak kecil aja"

sampai saat itu tiba...pasrahkan saja ya athallah...hehehe...

0 Comments:

Post a Comment

<< Home