Tuesday, May 29, 2007

Ekspresi verbal pertama atala

Suatu malam, atala naik keatas kasur sambil merintih,

Atala: aduh...takit...takit mama...

Mama: sakit? apanya yang sakit atala? perutnya? (mengambil minyak putih dan segera membalurkan ke perut atala)

Atala sempat terdiam, tapi trus ngomong lagi.

Atala: Aduh..takit mama...aduh takit....

sekarang atala menunjuk tangannya dan kakinya terus menerus

Atala: tuh...takit tuh...takit tuh.....

Mama: (bingung) lho, jadi sakitnya dimana?

Atala: tuh...takit tuh...takit tuh.... (sambil nunjuk2 jari kaki, jari tangan, lutut, siku, lengan, paha, all over deh)

Mama: (masih bingung, tapi akhirnya membalurkan minyak kayu putih ke seluruh kaki dan tangan atala) jadi sakit yang mana? apa yang dirasain atala?

Atala: Aduh...takit mama...

(matanya disipit-sipitkan dengan mulut dimanyun2kan--kayaknya sih atala mencoba mengekspresikan yang dirasakan)

Setelah minyak kayu putih dibalurkan ke sekujur tubuh atala, atala sempat terdiam, tapi kemudian dia sibuk berusaha membuka pampersnya.

Atala: hhh....mama...hhh (sambil dicoba buka)...takit mama...

Mama: Oh, atala mau buka pampers (bantuin atala buka pampers)

Setelah pampers dibuka, terlihat "anu"nya atala keliatan merah-merah seperti lecet

Atala: Aduh...takit mama...takit... (sambil nunjuk2)

Mama: oh, maksud atala yang ini yang sakit?

Atala: tuh..takit tuh...takit tuh mama.... (nunjuk2 lagi)

Setelah pembaluran minyak kayu putih oleh ayahnya (si mama ga berani ngasih minyak kayu putih, takut salah--jadi diambil alih), akhirnya atala tenang juga.

Setelah berusaha, berhasil juga atala menyampaikan maksudnya. :_P

0 Comments:

Post a Comment

<< Home