Athallah: anak sensitif yang galak
Mama juga bener2 menyadari sensitifitas atala waktu bertandang kerumah tante windi. waktu itu, mama bercanda dengan menjauhkan mainan dari salik, dan salik tampak marah. kata tante windi, kalau mama tetep bertahan menjauhkan, bisa-bisa mama habis diubrekkin tangan salik kemuka mama. waah...kalau kejadian ama atala, paling2 atala menangis. Abis itu, salik juga sibuk mendorong2 kursi plastik kemana-mana, lalu tante windi berteriak, "saliiiiiik". salik hanya menoleh dan menjawab dengan teriakan juga, "hhhhhh" dengan bahasa planetnya. Mama bengong. Kalau itu atala, pasti sudah menangis. hihihihi.
Tapi, atala bukan anak yang cengeng. karena kalo sakit yang bersifat fisik, atala jarang sekali menangis. Waktu itu pernah, kepala atala kepentok, atala cuma bengong saja. Terakhir, beberapa hari yang lalu, atala berlari, lalu tiba-tiba terjatuh. Seperti biasa, atala bengong seperti menahan sakit. Lalu atala berdiri, dan mengusap-usap lutut atala yang keliatan ada besetnya. Mama sempet deg-degan juga. Dan mama juga ikut mengusap-usap lutut atala. tapi atala tidak menangis. Lalu atala kembali bermain seperti biasa. Yang mama bikin kaget, adalah ketika baba mendekati mama dan atala, lalu berkata, "lho mbak, itu berdarah kenapa?"tanyanya. Mama kaget. lalu melihat arah telunjuk baba. Ternyata lutut atala berdarah. Huaaaa. Mama bener2 amaze. Atala ga nangis sama sekali. Bahkan, waktu baba membubuhkan betadine ke lutut atala, atala juga ga menangis. hanya memandangi baba yang sedang memberikan betadine ke luka atala. Kok bisa ya??
Akhir-akhir ini, mama juga menyadari kalau atala itu galak (nurunin mamanya, kata ayah..huu..). wakks..kok bisa ya, anak sensitif galak? kalau atala ga suka, dia lsg ngomel dan ngomelnya galak sekali. Waktu itu, pernah atala sedang bermain dengan mama dan tidak mau diganggu baba, waktu baba deketin, atala langsung mendekati baba dan mendorongnya pergi sambil ngomel-ngomel. Atala juga melakukan hal yang sama ke inek kalau inek iseng sering nyiumin atala dengan heboh bgt. Belum kalau mainan atala dipegang anak lain, dengan galak atala melarangnya. waaah..atala sudah berani ya sekarang. sudah mulai pelit pula.
Hahahaha...atala, jangan galak2 dooong.....












